Tuesday, 20 May 2014

Indonesia Diklaim Pasar Narkoba Terbesar di Dunia


Indonesia Diklaim Pasar Narkoba Terbesar di Dunia



Badan PBB untuk Obat-Obatan dan Kriminal (UN Office on Drugs and Crime/UNODC) merilis laporan meningkatnya permintaan narkoba di Asia Timur dan Tenggara sehingga membuat kawasan tersebut sebagai pasar terbesar dunia dalam peredaran global narkoba.
Menurut laporan "UNODC 2014 Global Synthetic Drugs Assessment - Amphetamine-type Stimulants and New Psychoactive Substances" yang dirilis di Tokyo, Selasa, tingginya jumlah sabu-sabu yang disita secara global dipicu oleh naiknya jumlah penyitaan di Asia Timur dan Tenggara serta Amerika Utara.
Justice Tettey, Kepala Unit Laboratorium dan Sains UNODC dalam peluncuran laporan tersebut mengatakan tren penyitaan sabu-sabu terus meningkat hingga tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir hingga mencapai 36 metrik ton.
Sabu dan pil ekstasi merupakan produk olahan dari obat-obatan berjenis amphetamine-type stimulants (ATS).
Dalam laporan itu, Tiongkok menempati urutan teratas dari total penyitaan di Asia hingga mencapai 16 metrik ton. Thailand menyusul dengan total sabu disita sebanyak 95 juta butir pil dan 1,6 metrik ton dalam bentuk kristal. Sementara Indonesia berada di urutan ketiga total penyitaan hingga 2,1 metrik ton.
"Hal ini mengindikasikan bahwa sindikat kriminal transnasional masih terus menjadikan Indonesia sebagai pasar yang menggiurkan dalam perdagangan sabu, terutama jenis kristal," ujar Tettey seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.
Dia juga menjelaskan kenaikan permintaan di pasar Asia untuk jenis sabu serta munculnya permintaan untuk zat psikoaktif jenis baru telah terpenuhi oleh produsen skala besar yang berbasis di negara sekitar Tiongkok, yakni Myanmar dan Filipina.
Ada pun sindikat kriminal terorganisir dari Meksiko, Timur Tengah, Asia Selatan dan Barat, serta Afrika Barat, disebut dalam laporan itu mulai meningkatkan perdagangannya hingga ke Jepang dan negara lainnya di Asia Timur dan Tenggara serta Oceania.
"Rute pasokan internasional baru ke Asia dari Amerika dan Afrika Barat telah muncul dan melengkapi produksi sabu di Asia. Afrika Barat menjadi sumber perdagangan sabu ke Eropa dan Timur dan Asia Tenggara. Turki juga menjadi titik transit untuk penyelundupan sabu dari Asia Barat ke Timur dan Asia Tenggara," kata Tettey.
Pihaknya mengungkapkan, penyebaran sabu secara terus menerus di wilayah Asia ini difasilitasi oleh integrasi regional dan adanya arah mobilisasi obat sintetis tersebut dapat diproduksi dimanapun.
Kondisi tersebut memunculkan tantangan bagi sistem peradilan pidana dan penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama negara dengan populasi kelompok usia muda yang besar.
"Obat-obatan sintetis ini, terutama sabu dan zat psikoaktif jenis baru memberi dampak yang sangat besar bagi polisi, pengadilan, penjara dan sistem layanan kesehatan di semua negara di kawasan regional ini," kata Jeremy Douglas, Perwakilan Regional UNODC untuk kawasn Asia Tenggara dan Pasifik.
Meningkatnya ancaman obat sintetik itu menjadi semakin parah bagi Asia dikarenakan pusat produksi ATS dan zat psikoaktif jenis baru berada di wilayah sekitarnya.
"Seluruh negara di kawasan ini merasa sangat prihatin dengan adanya produksi obat terlarang, pengalihan bahan kimia prekursor yang digunakan untuk membuat sabu dan zat psikoaktif jenis baru, sindikat kejahatan terorganisir, serta rentannya wilayah perbatasan," kata Douglas.(ant/ris)

10 Alasan Mengapa Cokelat Jadi Makanan Paling Sehat di Dunia


10 Alasan Mengapa Cokelat Jadi Makanan Paling Sehat di Dunia



Cokelat tak hanya rasanya yang enak dan mudah didapatkan, baru-baru ini sejumlah penelitian menemukan fakta bahwa cokelat, terutama cokelat hitam (dark chocolate) merupakan salah satu makanan tersehat di dunia.
Mengapa cokelat hitam menjadi salah satu makanan tersehat di dunia? Berikut fakta-fakta kesehatan dari mengonsumsi cokelat hitam yang ditulis oleh Cynthia Sass, seorang ahli nutrisi serta penulis untuk New York Times:
1. Dibandingkan mengonsumsi cokelat susu, orang-orang yang memilih cokelat hitam mengonsumsi 15% lebih sedikit kalori tanpa merasakan ingin makan makanan yang manis, asin, dan berlemak.
2. Cokelat hitam mengandung bahan unik natural alami, termasuk zat alami yang membuat rasa euforia yang hampir sama dengan perasaan saat jatuh cinta.
3. Cokelat hitam mengandung magnesium, mineral yang dapat membantu meringankan rasa sakit akibat PMS, termasuk kram, kelelahan, depresi, dan perasaan sensitif seperti mudah tersinggung.
4. Cokelat mengandung zat sejenis antioksidan seperti yang terdapat dalam anggur merah dan teh, yang dapat membantu meningkatkan aktivitas otak.
5. Cokelat hitam telah terbukti membantu memperbaikin ketidakseimbangan badan karena stres dan secara signifikan dapat mengurangi jumlah hormon stres dalam tubuh.
6. Cokelat hitam juga mengandung kafein dalam jumlah yang aman. Satu ons dari 70% cokelat hitam mengandung 40 mg kafein, dibandingkan dengan 200 mg kafein yang terdapat dalam setiap 8 ons kopi seduh dan 120 mg yang terdapat dalam teh hitam yang kental
7. Antioksidan yang terdapat dalam kakao memicu dinding pembuluh darah agar lebih rileks, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. Hal itu tentunya menandakan bahwa darah mengirimkan oksigen dan nutrisi dengan baik ke seluruh tubuh.
8. Zat alami pelindung yang berasal dari cokelat membantu mencegah kolesterol dan akan menempel ke dinding arteri yang tentunya dapat mengurasi resiko serangan jantung dan stroke.
9. Pasien yang telah selamat dari serangan jantung yang memakan cokelat dua kali semunggu selama periode dua tahun mengurangi resiko kematian akibat penyakit jantung sebanyak tiga kali lipat.
10. Jenis lemak jenuh yang terdapat dalam cokelat hitam tak sama dengan lemak tak jenuh yang terdapat dalam hamburger atau susu. Lemak jenuh yang terdapat dalam cokelat hitam merupakan jenis yang unik dan disebut asam stearat, yang akan drubah oleh tubuh menjadi sama oleat, asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat untuk jantung.(ris)

Mengintip Biaya Cek Kesehatan Capres-Cawapres 2014


Mengintip Biaya Cek Kesehatan Capres-Cawapres 2014


Posted on 20 May 2014. Hits : 9

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zaenal Abidin mengatakan biaya untuk cek kesehatan pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden di Indonesia relatif murah jika dibandingkan dengan negara lain.
"Biayanya termasuk murah, karena melibatkan 14 dokter spesialis, jika hanya melibatkan satu dokter tentu harga segitu mahal," ujar Zaenal Abidin di Jakarta, Selasa.
Sebanyak 14 dokter spesialis tersebut akan memeriksa kondisi kesehatan para bakal capres dan cawapres itu, mulai dari gigi, fisik, tulang, laboratorium, otak, hingga kondisi kejiwaan.
Sebelumnya, Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan biaya tes kesehatan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden menghabiskan Rp 75 juta per orang.
Proses tes kesehatan diperkirakan memakan waktu selama tujuh jam untuk satu pasangan capres dan cawapres. Rumah sakit yang disepakati oleh KPU dan IDI adalah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Jakarta.
Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan diumumkan bersamaan dengan kelengkapan berkas administrasi persyaratan bakal pasangan calon pada 31 Mei mendatang.
Hingga saat ini, belum ada satupun pasangan bakal capres dan cawapres yang melakukan pemeriksaan kesehatan.(ant/ris)